PSIKOLOGI MENURUT KEBIASAANNYA
![]() |
Jcomp, Free photo travelers, young women, look at the amazing mountains and forests, wanderlust travel |
Setiap manusia memiliki ciri khas kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang menyukai kesendirian, cenderung lebih mandiri, suka ketenangan, dan serius, ada yang lebih menyukai keramaian atau banyak pergaulan, ada pula yang fleksibel di antara keduanya. Kepribadian menentukan bagaimana seseorang dapat bergaul dan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Konsep introvert dan ekstrovert pertama kali muncul dari seorang psikiater asal Swiss, Carl G. Jung. Ia percaya bahwa ada beberapa orang yang bisa mendapatkan energi dari dunia luar maupun dari dunia internal, namun ada pula yang tidak menyukai keduanya, namun ia lebih dapat menerima situasi. Kepribadian sudah terbentuk sejak masih bayi, hal tersebut dapat dilihat dari beberapa kebiasaan dan kenyamanannya.
Kepribadian merupakan ciri atau kesan diri terhadap orang lain. Pengertian kepribadian dalam dunia psikologi adalah karakteristik yang kuat dan unik dalam diri seorang manusia. Kepribadian atau karakteristik ini biasanya dikenal dengan tiga jenis, yaitu:
![]() |
| freepik, free photo side view bussinesswoman looking outside |
Introvert
Introvert dideskripsikan oleh Jung (1921) sebagai orang yang memfokuskan energi mereka ke “dalam”, menuju pada aktivitas dengan diri sendiri atau yang disebut dengan thoughtful activities. Energi psikisnya hanya berputar di dalam diri sendiri, lalu berorientasi ke subjektif atau akan terkesan sibuk dengan bias nya sendiri, fantasi, imajinasi, mimpi, dan persepsi sendiri yang ramai di kepala.
Para introvert biasanya pemikir, ia selalu berpikir panjang sebelum mengatakan atau melakukan sesuatu. Ia merupakan pendengar yang aktif, teliti, dan sangat jeli. Memiliki hubungan pertemanan yang lebih berkualitas, sangat detil, dan biasanya bisa menjadi pemimpin yang hebat, yang pandai dalam memilah dan memecahkan persoalan. Hanya saja, orang introvert juga memiliki kekurangan yaitu terlalu menyukai kesendirian dan memilih diam. Memiliki system imun yang lemah dan tidak berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Itulah sebabnya kenapa seorang yang memiliki karakter yang introvert kerap mendapatkan penilaian sebelah mata dari orang lain.
Introvert biasanya tidak suka basa-basi, meskipun demikian, jika ia menemukan orang yang tepat untuknya berbicara, ia akan menuangkan semua perasaannya. Banyak orang menilai ia angkuh atau sombong, apalagi pada kesan pertama, tapi sebenanrnya introvert lebih menyukai hubungan atau perasaan yang lebih internal. Kualitas seorang introvert adalah ia suka berintrospeksi diri dan fokus.
Seorang introvert biasanya cenderung merasa energinya terkuras di tempat ramai, atau terlalu lama berada di kermaian, dan ia bisa mengembalikan kembali energinya saat ia me time atau memiliki waktu untuk sendirian. Introvert lebih tertutup dan lebih suka membaca buku. Akan tetapi, introvert bukanlah suatu penyakit kecemasan atau malu di lingkungan sosial.
Introvert memiliki dunia batin yang hidup dan kesadaran diri yang tinggi, bahkan karena terlalu pemikir tidak jarang seorang introvert terjebak dengan pikirannya sendiri. jika ia memiliki pekerjaan, ia akan lebih memilih berada di belakang layar, lebih suka menuangkan pikiran ke dalam sebuah karya daripada harus banyak bicara. Ia juga lebih merasakan sesuatu lebih dalam berdasarkan analisa dan makna. Sehingga ia bisa menjadi sumber semangat bagi seseorang lain yang dekat dengannya. Seorang introvert juga sangat kreatif.
![]() |
Tirachardz, Free photo group of young college students in smart casual wear on campus. friends |
Ekstrovert
Menurut Jung (1921), orang-orang yang memiliki sikap ekstrovert itu lebih terlibat dengan rangsangan atau stimulus dari luar dirinya, dapat dipahami para ekstrovert ini lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan luar mereka daripada oleh dunia batinnya sendiri. ekstrovert lebih terbuka pada banyak hal, berkembang dengan mudah, memiliki motivasi tinggi, senang mencari pengalaman baru, suka menarik perhatian, responsive, dan memiliki banyak argument.
Seorang ekstrovert cenderng mudah bosan, banyak bicara, kurang peka dalam merasakan sesuatu dengan dalam, kurang memiliki waktu dengan diri sendiri, sangat butuh teman, terlalu bersemangat, selalu percaya diri. Namun demikian, seorang ekstrovert cenderung lebih produktif dalam pekerjaan. Ekstrovert lebih suka membicarakan apa yang ia rasakan ataupun yang ia pikirkan ketimbang harus memikirkannya lama.
Estrovert mendapatkan teman baru dengan mudah, mereka cenderung memiliki jaringan sosial yang lebih luas. Ketika berada di tempat ramai, ia justru merasa lebih berkembang. Ia memiliki antusias yang tinggi, apalagi untuk membicarakan isu atau berdiskusi.
Ekstrovert mmang lebih banyak bergaul, banyak orang akan senang berada di dekatnya karena memiliki karakter yang ceria dan positif, akan tetapi sayangnya, seorang ektrovert seringkali hanya akan menjadi kenalan dan tidak lebih jauh dari itu.
![]() |
Drobotdean, Free photo asian pretty happy ladies sisters chatting by mobile phones. |
Ambivert
Lain halnya dengan introvert dan ekstrovert, ambivert adalah seseorang memiliki karakter lebih fleksibel. Ia memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Ia dapat mengatur prilaku sesuai dengan kondisi yang sedang ia hadapi. Hebatnya seorang ambivert adalah ia nyaman bersosialisasi akan tetapi ia juga tetap memerlukan waktu untuk sendiri. selain itu, ambivert juga memiliki sifat empati secara alamiah.
Berbeda dengan introvert yang punya sedikit teman tetapi berkualitas, dan ekstrovert yang senang bergaul, seorang ambivert adalah seorang yang memiliki banyak teman, akan tetapi hanya sedikit teman dekat. Seorang ekstrovert terlihat aktif dalam lingkungan sosial namun sedikit bicara meskipun ia mampu menyikapi situasi tetapi ia tidak nyaman jika terlalu lama menjadi pusat perhatian.
Ambivert dikenal sebagai seorang yang berani mengambil resiko. Ia sangat fleksibel, aktif, dan intuitif. Tidak jarang seorang ambivert menyetujui sesuatu yang belum dirasa pasti. Ia sering merasa kesulitan saat membuat perencanaan sehingga terlihat ambigu.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2023. 5 Signs That You May Be an Ambivert.
Science of People. Diakses pada 2023. What is an Ambivert? Take the Quiz to See if You’re an Introvert, Extrovert or Ambivert.
https://wolipop.detik.com/love/d-4803879/introvert-ekstrovert-ambivert-apa-definisi-dan-perbedaannya
https://www.gramedia.com/best-seller/tipe-kepribadian-introvert-extrovert-ambivert/






