Pupular Post

Minggu, 24 September 2023

Tips Membahagiakan Istri

Looks Studio, Free photo stunning woman with surprised smile reading phone message while husband embracing her


Banyak pria tidak pandai dalam menunjukkan rasa sayang kepada pasangannya. terkesan kaku dan bahkan ada yang masih ingin menang sendiri. Berikut tips untuk para suami untuk membahagiakan pasangan: 

1. Jangan membiarkan istrimu bekerja sendirian, ia bukan pembantu, jadi bekerjasamalah.

2. Jangan membiarkan istrimu bekerja hingga malam, biarkan ia fresh setelah mandi sore
untuk menikmati waktu istirahatnya.

3. Jangan mengganggunya ketika ia sudah tertidur untuk urusan apapun, lakukan saja secara mandiri kecuali darurat.

4. Pilah kalimat yang akan kamu ucapkan, sesuai dengan situasi hati istri. Karena memang perempuan memiliki mood yang berubah-ubah.

5. Jangan sesekali mengucapkan kata-kata sensitif, seperti mengatai bentuk tubuh, “dari tadi ngapain aja sih”, “berhematlah”, dsb.

6. Sadari kalau istri merupakan partner dalam segala hal, jadi jangan menutup-nutupi sesuatu darinya, karena itu sama artinya dengan kamu tidak jujur pada dirimu sendiri.

7. Kejutan kecil itu penting untuk merawat jatuh cinta, sehingga perasaan cinta selalu baru (selalu merasa kasmaran).

8. Perhatikan kode, ucapan, dan tindakan istri sebagai petunjuk apa-apa yang tidak ia sukai, dan jangan melakukannya.

9. Care terhadap kesehatan mental dan fisik istri.

10. Jangan relakan istri anda untuk memenuhi kebutuhan psikologinya sendiri kepada oranglain. Seperti suka update status, atau berbicara pada teman tentang apa yang ia rasakan atau alami, karena merasa lebih mendapatkan perhatian, padahal seharusnya andalah yang harus memberikan perhatian penuh kepadanya.

11. Jangan membiarkan istri anda mengemis perhatian atau sentuhan dari anda. Hal itu sangat mudah dilakukan, tidak memerlukan tenaga atau biaya sedikitpun, tetapi bisa menimbulkan energy baru untuknya dalam menghadapi hari-hari yang monoton.

12. Belajarlah untuk menurunkan ego, tidak ada ego dan harga diri yang akan dibahas dalam pernikahan. Istri adalah diri anda sendiri. anda membahagiakan istri adalah untuk dri anda sendiri.

13. Sukai apapun yang ia sukai untuk menghormati dan membahgiakannya, sekalipun anda tidak menyukainya. Karena ia terhadap anda juga mengorbankan banyak hobby dan kemudahan, biasanya dia bisa melakukan banyak hal dan selalu dibantu olleh orangtuanya, baginya menikah juga kecanggungan, kecuali jika ia bisa bekerjasama dengan pasangannya dan tidak merasa sendiri.

14. Jangan memberikan sisa waktu kepada istri anda, tapi sediakan waktu untuknya.

15. Jangan mempertahankan kebiasaan anda semasa kecil atau sebelum menikah, ketika anda telah memilihnya untuk berkomitmen, itu artinya anda sudah bersedia untuk menanggalkan kebiasaan-kebiasaan itu. Salinglah dalam menjalin komitmen, kecuali jika istri anda tidak mempermasalahkannya.

16. Jalin hubungan yang erat antara istri dan orangtua anda. Seperti jika anda memberikan sesuatu kepada orangtua, katakana itu dari istri anda. Itu akan berdampak baik pada hubungan antar keluarga.

17. Jangan menomorduakan istri. Seorang lelaki memang selalu menjadi tanggungjawab ibunya, sebgaian kalimat lagi mengatakan bahwa anak laki-laki selalu menjadi milik ibunya, namun ketika anda sudah menikah maka dahulukan istri anda. Menjaga perasaannya penting untuk tidak menimbulkan rasa cemburu terhadap orangtua anda, sehingga mereka bisa saling menyayangi satu sama lainnya.

18. Jangan masuk ke urusan keluarga besar istri jika anda tidak diajak masuk ke dalam urusan mereka, bijaksanalah.

19. Jaga pandangan dan keramahtamahan yang “seru” dengan teman-teman anda, khususnya lawan jenis.

20. Terbiasalah dengan mendahulukan kewajiban anda dalam memberikan hak-hak istri dan anak. Baru kemudian kesenangan pribadi anda, kecuali jika itu kebutuhan diri.

21. Jangan membawa kondisi mood di kantor ke rumah. Jadikan istri anda untuk tempat beristirahat dengan nyaman, bukan untuk sasaran rasa penat.

Karena jika kebutuhan psikologi perempuan terpenuhi, ia akan lebih legowo. Percayalah, nyaris tidak ada perempuan yang tidak bersyukur jika kebutuhan psikologinya terpenuhi. Namun demikian, hal-hal ini juga tentu harus dibalas dengan seimbang. Artinya, perempuan juga harus mempelajari sisi suaminya. Karena sejatinya kehidupan yang belajar adalah kehidupan yang selalu mengobservasi dan menganalisa setiap perjalanan kehidupan itu sendiri.

*semoga bahagia*

2 komentar:

Cara Memilih Jurusan untuk Sekolah Lanjutan

Freepik, Architect making plan with laupe   Memilih jurusan sebenarnya bukan hanya untuk SMA yang mau masuk kuliah saja, tapi juga diperuntu...