Pupular Post

Minggu, 24 September 2023

Menjadi Perempuan yang Baik


 

Jadi, perempuan yang baik itu gimana sih?

Sebetulnya tidak bisa dituliskan tentang standar baik itu sendiri. Hidup berjalan dan membawa ceritanya masing-masing. Setiap perjalanan mengambil peran untuk kebutuhan psikologis seorang perempuan yang juga akan terlihat pada bentuk fisiknya. Hanya saja, beberapa bagian penting dalam kehidupan harus disadari terus-menerus sebagai batasan. Kebaikan adalah kebaikan, buruk adalah keburukan. Hal itu tentu tak dapat diubah dengan standar keterikatan pada norma, etika, agama. Tidak hanya sekedar baik sebentuk manipulatif. Kesadaran jauh lebih baik tentusaja, daripada harus membibitkan ego dan serta-merta baik hanya untuk memeperoleh pengakuan dari manusia lain. Memiliki standar dan prinsip adalah jauh lebih bijak dan berkelas.

Menjadi perempuan yang baik dan berkelas juga tentu tidak dapat dipisahkan dengan kesadaran dalam memahami konsep perempuan. Bagaimana secara alami sejak dahulu perempuan memiliki tabiat-tabiat yang sebagian dapat dibentuk dan diasah dan sebagian lagi harus dikenali, apakah tabiat-tabiat itu dibutuhkan dalam kehidupan atau tidak. Untuk itu, ada yang perlu benar-benar ditanamkan dalam diri sendiri, yaitu meyakini hal-hal yang diajarkan dalam agama. Karena dengan keyakinan dan taat akan keTuhanan juga berpengaruh sangat kuat pada keberlangsungan hidup yang sehat, baik itu secara rohani juga tentu jasmani. Perempuan akan memancarkan keanggunan dari wajahnya jika taat akan Tuhannya. Sementara itu secara rohani tentu saja akan menjadikan perempuan lebih terarah dan lebih terjaga.

Kesadaran dalam mengenali diri sendiri terlebih dahulu sangat penting ketimbang mengenali hal lain di luar dirinya. Membangun diri menjadi lebih pantas dan mampu melingkari hal-hal baik dari pergaulannya. Sejatinya memiliki ilmu tidak diamalkan menjadi percuma. Jadi, tak cukup hanya sekedar pintar, juga harus bijaksana dalam mengambil keputusan untuk diri sendiri. Bagaimanapun bentuk fisik dan keterbatan seorang perempuan, kebahagiaan juga milik anda. Percayakan pada diri anda, dan katakan bahwa anda mampu untuk meraih sesuatu jika itu anda butuhkan tanpa harus merugikan oranglain.

Jadilah seorang perempuan yang ramah tapi sulit untuk didekati. Berkelas memiliki arti yang luas, bukan hanya dari seberapa mewah yang anda kenakan atau anda miliki. Tetapi, keanggunan yang bisa anda munculkan dari apapun yang anda tunjukkan. Mungkin dengan mudah tersenyum tapi tidak mudah masuk pada pergaulan baru, memilah bahan yang akan diceritakan atau ditanggapi, memilah teman walau tetap bergaul dengan siapa saja. Kesadaran akan hal ini menjadi poin penting dalam kehidupan seorang perempuan, karena memiliki standar untuk menjaga dirinya sendiri dari hal-hal berdampak kurang baik bagi psikologis diri sendiri. Karena perempuan sangat rentan dengan pergaulan yang suka berkumpul dan bergosip, hanya demi mendapatkan pengakuan social di tengah-tengah pertemanan yang toxic.

Menghargai diri sendiri adalah hal juga sangat penting, karena sama halnya dengan perubahan, penghargaan juga terlebih dahulu diperoleh dari diri sendiri. Santun juga sangat penting, baik itu dalam bertutur ataupun bersikap. Kesantunan ditunjukkan juga akan bergandeng dengan keanggunan. Tetapi bukan berarti harus merendahkan diri sendiri. Seperti halnya memiliki sikap segan berlebihan dan  mengalah berlebihan, meskipun anda terlihat memahami situasi atau persoalan yang ada di depan anda tetapi itu juga bisa menjadikan anda kehilangan harga diri.

Tidak takut tersaingi. Dalam setiap kehidupan dalam kehidpan bersosial, kita pasti akan selalu bertemu dengan orang yang senang menjatuhkan, atau menjilat. Jangan takut apalagi lelah akan hal itu. Mereka hanya akan terus memperhatikanmu dan menambah kesibukan mereka sendiri. Perempuan berkelas tentu tidak takut tersaingi. Semua orang sudah memiliki porsi masing-masing untuk ia miliki.

Selain beberapa hal di atas, perempuan juga harus pandai berkomunikasi. Berkomunikasi yang baik tidak hanya diperlukan pada saat perempuan tersebut menjadi pembicara di atas mimbar dengan retorika yang apik, tetapi tentu saja juga pada hal-hal kecil. Semisal pada pasangan anda, bagaimana caranya apa yang anda katakana pada lawan jenis bisa dipahami olehnya. Juga memilih topic yang tepat pada lawan bicara, entah itu kawan atau pada audience yang banyak, karena percuma saja bicara banyak pada orang yang tidak memiliki standar paham dengan anda, apalagi jika orang tersebut adalah orang yang tidak mau belajar masuk untuk menghargai perkataan anda. Selain itu, semisal pada anak-anak kecil yang tentu belum akan sama pembahasan dan cara bicaranya dengan anda. Sebab itulah perempuan baik dan berkelas harus memahami siapa pendengarnya terlebih dahulu dan pandai dalam mengkomunikasikan segala sesuatunya, baik itu dengan bahasa yang dituturkan dan atau bila perlu dengan bahasa tubuh yang menunjang dan sesuai.

Berikut yang tak kalah pentingnya adalah penampilan. Seorang perempuan baik dan berkelas harus pandai memantaskan penampilannya, dengan padupadan yang serasi, sopan , rapi, dan bersih tentu akan menjadi poin tambah. Terlebih lagi, kesan yang pertama kali dapat dilihat adalah penampilan.

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Perempuan


Tentang Perempuan

Secara fisik perempuan merpakan sebutan untuk seorang manusia yang memiliki organ sistem reproduksi ovarium, uterus dan vagina yang menghasilkan sel telur. Perempuan juga dianugerahkan oleh Tuhan memiliki kemampuan untuk haid, hamil, dan menyusui. Sementara secara mental atau sifat alamiah; Perempuan menyukai warna-wana, kelembutan, perhatian, kejutan, suka didengarkan, sedikit lebih banyak bicara, kemayu, manja dsb. Namun hal-hal yang dapat menggambarkan seorang Perempuan itu pun terbilang kompleks. Semisal, lebih sabar, lebih pemaaf, lebih mudah menangis, atau lebih ceroboh juga barangkali dibadingkan seorang-laki-laki.

Berbeda dengan wanita yang biasanya diperuntukkan bagi Perempuan dewasa saja, kata atau istilah perempuan biasanya dipakai untuk semua kalangan umur. Semisal anak perempuan yang baru lahir, anak perempuan, remaja perempuan, ataupun perempuan dewasa.

Bicara tentang Perempuan tentu tidak terlepas dari laki-laki. Sejatinya manusia juga berpasang-pasangan. Seperti hal-hal lainnya, ketersalingan adalah fungsi utama dari hidup berpasangan itu sendiri. Seperti halnya pakaian, jika dikenakan keduanya maka akan melahirkan pemandangan yang indah dan rapi ketimbang hanya mengenakan salahsatunya saja.

Manusia memiliki kebutuhan jasmani dan Rohani, atau yang kita sebut kebutuhan psikolagis dan biologis. Sebagai seorang Perempuan sejak baru saja lahir, mungkin kebutuhannya lebih banyak daripada bayi laki-laki, begitu ia beranjak menjadi anak balita Perempuan, ia juga akan lebih manja daripada anak laki-laki. Ketika ia remaja, ia membutuhkan lebih banyak perhatian dari anak laki-laki. Bahkan hingga dewasa yang ia butuhkan lebih banyak daripada laki-laki dewasa.

Akan tetapi remaja ini kita mulai lebih banyak meilihat prilaku-prilaku terbalik. Yang semestinya menjadi prilaku alamiah perempuan kini sudah banyak dimiliki oleh laki-laki. Hal ini disebabkan oleh pengaruh didikan dan pergaulan semasa ia kecil yang dibiarkan hingga membentuk sebuah karakter yang sulit dirubah. Seorang laki-laki manja yang selalu dibantu oleh ibunya akan cenderung selalu mengharapkan oranglain membantunya, pemarah, sulit mengatur emosi, malas, dan suka menyalahkan oranglain. Laki-laki yang semasa kecilnya selalu dituruti kemauannya semasa kecil cenderung menjadi laki-laki yang egois dan lebih banyak bicara disamping sifat alamiah egoisnya seorang laki-laki yang sudah menjadi tabiat biasa. Ia juga cenderung lebih suka menunggu daripada harus memulai.

Sifat dan prilaku terbalik inilah yang membuat sifat-sifat alamiah perempuan menjadi terhimpit. Secara tidak sadar akan menjadikan perempuan tumbuh menjadi lebih mengalah, mengayomi, sabar, dsb. Bukankah itu merupakan sebuah kesalahan? Sayangnya, Ketika hidup begitu keras menghempas, berdampak pula menjadi pembentukan sebuah karakter yang mandiri bagi seorang perempuan. Artinya, tidak sedikit peremempuan tidak merasakan bahwa ia merupakan seorang perempuan. Namun demikian, perempuan tetaplah perempuan yang mengharapkan kebenaran dan pengakuan akan dirinya.

Beberapa fakta psikologis perempuan adalah; pertama perempuan cenderung lebih peka. Perempuan bisa dengan mudah membaca situasi dan keadaan, sehingga lebih cepat mengambil Tindakan dalam situasi yang sedang dihadapi. Misalnya saja Ketika mereka menghadapi serang bayi, ia memiliki intuisi yang hebat sehingga bisa mengetahui apakah bayi itu lapar, kedinginan, haus dsb. Kedua, perempuan  memiliki ingatan yang tajam. Begitu hebatnya ingatan seorang perempuan adalah ia bahkan bisa mengingat bentuk atau perubahan pada apapun yang ia sukai. Selain itu, ia juga akan mengingat peristiwa ataupun perkataan-perkataan yang berpangaruh pada emosinya, baik itu emosi Bahagia ataupun kesedihan. Meskipun ia mudah memaafkan tapi ia akan selalu mengingatnya ucapan atau sebuah peristiwa. Ketiga, perempuan mudah dibujuk dengan perhatian ataupun dengan sentuhan sekalipun ia sedang benar-benar kecewa. Jangan sesekali mengabaikan seorang perempuan saat bertengkar. Karena itu berilah ia penjesan dengan Bahasa yang baik dan lembut, juga sedikit sentuhan. Keempat perempuan cenderung lebih cemburuan daripada laki-laki. Sebab itu sebaiknya dalam sebuah hubungan, komitkanlah tranparansi dalam hal apapun kepada perempuan.

Sudah semestinya manusia pada akhirnya hidup berpasangan. Sebab itu ada baiknya kita mau lebih memahami karakter pasangan kita. Karena pada tulisan kali ini tentang perempuan, bisa di share ya mom sama pasangannya 😉. Jangan sampai pembentukan karakter di masa lampau akan menjadikan perempuan hidup dalam trawmatis yang berkepanjangan. Bukankah hidup harmonis lebih didambakan oleh semua orang? Tenang, kalau ia benar-benar menyayangi perempuannya, pasti ia mau kok mencoba memahaminya. 😊

 

 

 

Cara Memilih Jurusan untuk Sekolah Lanjutan

Freepik, Architect making plan with laupe   Memilih jurusan sebenarnya bukan hanya untuk SMA yang mau masuk kuliah saja, tapi juga diperuntu...